Featured

Api Unggun

Tentang si penjaga api unggun,
yang setiap malam berkisah,
kumpulkan anak-anak ceria,
duduk rapi putari bahang api,
peluk hangat benih mimpi-mimpi.

Rindu berwindu si unggun kayu,
purnama tak lagi bawa telinga,
anak-anak disemai ternaknya,
berai kirana dibias api berhias,
peluk erat sisa denyut-denyut.Continue Reading

Share
Featured

Puspa

Puspa
Cerpen, oleh: Fajrin Yusuf M.

***

Bunga apa ini?” tanyaku kepada suamiku.

Puspa,” jawabnya singkat setelah dia menoleh sekilas pada bunga-bunga putih yang berserakan di tanah; tanah yang sedang kuinjak; tanah yang sedang dirajut akar-akar raksasa sejak lama dengan penuh kesabaran; andai boleh aku pinta sedikit saja si kesabaran itu.Continue Reading

Share
Featured

Fitri

Subject: Fitri

From: Agus
To: Mei

Dear Mei,

Maafkan aku karena aku tidak sempat bercerita padamu tentang kakaku Fitri. Aku memang tidak punya alasan untuk menceritakannya padamu. Aku telah melupakan kakakku itu, dan aku juga membencinya. Tapi tidak peduli seberapa besar kebencianku terhadap Fitri, aku masih tetap menyayanginya. Bagaimana pun, dia adalah kakak kandungku. Aku tidak menyalahkan dia atas prilaku bejatnya. Nasib kita memang tidak terlalu baik. Kita tumbuh di lingkungan yang buruk, dan dia tidak seberuntung aku. Continue Reading

Share
Featured

Orion

Orion

The Voyager took a break as the sun sets on the horizon. He’s spent all three days bailing water out of his leaky boat. His arms ache, his stomach cried, and his head was a bit dizzy. His body was cold and wet, either by sea water or his own sweat; or both; both smelt salty and tasted almost the same.

He looked at the sea water that keeps rushing in through a hole in his small boat. It seemed that all his effort was useless. He threw the bucket, sighed deeply; and surrendered. He was then waiting as the water swallows his boat slowly but surely.Continue Reading

Share
Featured

Autoimun

Bila-bila pikiran meraga,
cacat selalu aku dibuatnya,
sehat dan sakit jadi abu-abu,
imun tak lagi pandang bulu.

Pikiran meraga singa, tumpul dibuat taringnya.
Pikiran meraga kuda, pendek dibuat nafasnya.
Pikiran meraga manusia, hampa dibuat hatinya.

Berusaha meraga surga, tapi tetap tidak sempurna juga…

Kawan lama pergi kemarin,
meraga gentar dalam jiwa-jiwa, setelah cekam dera duka mereda.

Kawan baru datang hari ini,
sayang bila-bila manis membentuk, kecut lidah pengecut terus mengutuk.

Syaraf yang sehat mati dibunuh oleh impuls-nya, seperti sains tak berdaya melawan statistik yang menyerang dirinya sendiri.

Fajrin Yusuf M
Garut, 2 September 2017
 

just wasted 3 hours of my time to make this so-called poems. I need a life. wkwkwk. 



SUKA DENGAN TULISAN SAYA?

Kalau suka, kalian bisa berlangganan tulisan saya lho. Klik Disini.
Kalau tidak suka juga tidak apa-apa; boleh lah kritiknya disampaikan di kolom komentar di bawah. 🙂

Share
Featured

Sendiri Dalam Kabut

Demi masa. Sungguh kita tersesat.

Sebagian tidak merasa demikian, sebagian tidak peduli. Menganggap kemana itu tidak sepenting bagaimana. Akhir yang jelas hanya mati. Mari fokus pada masanya agar anak kita mati dengan lebih baik dari kita. Omong kosong.

Menjalani hidup ini seperti mengendarai mobil menembus kabut tebal masa depan. Berbelok hanya ketika belokan terlihat. Melaju lurus sambil waswas bila ternyata jurang di hadapan. Berhenti tuk istirahat saja. Memacu jika sedang tersibak saja. Selebihnya, hanya putih halimun dan garis tengah jalan yang menuntun.

Terkadang ada penunjuk jalan. Terkadang tidak ada. Terkadang terlewati karena kecepatan dan ketiba-tibaan. Tapi penunjuk jalan adalah benda mati, dan kamu hidup, masih dengan memilih. Apa gunanya penunjuk jalan, jika kemana itu sama saja? Istrimu bertanya, “pah kita ini mau kemana?”, kamu menjawab, “kita nikmati saja kabut ini sayang.”, hingga bosan kamu penasaran atau cedera didera-dera putihnya.

Padahal tidak ada gunanya melihat spion belakang.

Bagaimanapun semuanya terus melaju. Tidak ada guna dan kenikmatannya juga diam berlama-lama dalam kabut. Sementara ada bayangan dan harapan akan tempat-tempat indah di pelbagai tujuan. Sementara ada bayangan kesenangan perjalanan itu sendiri. Yakni kebahagiaan mengisi kursi-kursi dengan kawan dan anak istri. Alih-alih radio, ada merdu suara tangis anakmu. Alih-alih lirik, ada tawa kawan-kawanmu yang asyik.

Kita tak punya alasan untuk berhenti. Sementara ketersesatan juga semakin tak berarti.

Tapi setidaknya bagiku, yang setiap hari hanya menyetel radio dan lirik-lirik, dan terlalu banyak berhenti untuk melamun di halaman perpustakaan, semua ini semakin menuntut untuk diartikan. Aku mulai merasa bahwa ini semua adalah sebuah permainan Maha Besar dan aku tahu aku tidak akan pernah menang. Tidak, selama sains tak bisa menginterogasi yang sudah mati.

Terkadang, aku ingin seperti Ibrahim. Alaihissalam. Yang menemukan Tuhan dengan mengamati dan mempertanyakan. Dengan melihat langit, di malam dan siang tanpa kabut, lalu mempertanyakan jalannya.

Arinii kaifa tuhyil mautaa? Tunjukkan padaku bagaimana cara-Mu menghidupkan yang mati? Kata Ibrahim.

Awalam tu’min? Apakah kamu belum beriman? Jawab-Nya.

Balaa, walaakin liyathmainna qalbii. Bukan, tapi hanya untuk meyakinkan hatiku.

Oh, aku juga ingin meyakinkan hatiku. Agar bisa melaju kencang dijalan yang lurus walau kabut menghadang. Walau belokan-belokan merayu dengan berbagai permainan. Sementara jiwa kita memang diciptakan sebagai homo ludens; si tukang main, yang mudah sekali terjerumus jadi tukang main-main.

Aku memang ingin seperti Ibrahim. Alaihissalam. Yang menemukan keyakinannya dengan jawaban, bukan dengan warisan, atau lebih buruk, dengan membunuh ketidak-yakinan melalui jalan kebodohan dan pengabaian.

Tapi toh aku juga tak akan sanggup dibakar hidup-hidup.

Aku terlalu sering berhenti. Terlalu banyak keraguan dan rasa penasaran. Tidak punya kawan yang berceloteh di bangku depan, hanya untuk mengendurkan rasa-rasa. Terlalu segan tuk minta ditemani, terlalu gengsi tuk mengakui rendahnya harga diri. Sementara lirik-lirik terus berulang, tentang hidup yang hanya menunda kekalahan.

Kecuali bagi mereka yang percaya, dan berbuat baik, dan saling tolong menolong dalam kebenaran dan kesabaran.

Fajrin Yusuf M.
Garut, 21 Agustus 2017 

 


SUKA DENGAN TULISAN SAYA?

Kalau suka, kalian bisa berlangganan tulisan saya lho. Klik Disini.
Kalau tidak suka juga tidak apa-apa; boleh lah kritiknya disampaikan di kolom komentar di bawah. 🙂

Share

5 Tips Merawat Jaket Kulit Asli supaya Tahan Lama

Penggunaan jaket berbahan dasar kulit telah menjadi bagian dari fashion manusia sejak lama. Sehingga tidak perlu heran, jika jaket kulit sering disebut sebagai outfit yang timeless atau tak termakan oleh zaman. Dengan model yang elegan, jaket berbahan kulit tentu akan meningkatkan level kepercayaan diri penggunanya. Walaupun demikian, sebelum Anda memutuskan untuk membelinya, Anda harus paham dulu cara merawat jaket kulit asli agar tidak hanya tahan lama, tapi juga semakin gahar semakin lama pemakaian.

Perawatan untuk jaket berbahan dasar kulit asli harus dilakukan secara tepat, agar jaket bisa bertahan lama dan tidak mudah rusak. Lantas bagaimana cara yang tepat untuk menjaga jaket kulit tetap awet? Mari simak serta ikuti 5 tips dan cara merawat jaket berbahan dasar kulit asli berikut ini, check this out!

Continue Reading
Share

Kursus Bahasa Inggris Online

Ada banyak alasan mengapa Kursus Bahasa Inggris Online sekarang seolah diburu oleh banyak orang. Oleh-oleh pandemi seolah membuka mata orang-orang bahwa kita harus memiliki kemampuan komunikasi lintas batas, baik itu dalam hal pekerjaan, dunia pendidikan, maupun kegiatan sehari-hari. Pandemi juga memberi kita insight bahwa pekerjaan dan pendidikan bisa dibawa ke rumah, setidaknya hingga tahap tertentu.

Ini membuat perusahaan-perusahaan dan institusi pendidikan, terutama yang berkaitan dengan pendidikan internasional, menyadari bahwa penguasaan bahasa inggris adalah mutlak diperlukan dalam menunjang keberhasilan mereka. Jika seseorang tidak menguasai bahasa inggris, mereka tidak mungkin bisa berkomunikasi dalam lingkungan institusi mereka, dan tidak mungkin bisa mendukung institusi menggapai tujuan mereka.

Continue Reading
Share

Jasa Sumur Bor

Katakanlah Anda sedang mencari rumah baru atau kantor baru, atau malah untuk lokasi pabrik. Lalu Anda menemukan sebuah tempat dengan desain yang bagus di lokasi yang nyaman, namun hanya dengan satu kekurangan, air bersihnya kadang ada kadang tidak. Dijamin Anda pasti bakal pikir-pikir panjang untuk memilih tempat tersebut. Mencari tempat yang nyaman di kota besar, seperti di Jabodetabek, tidak semudah di desa-desa. Nah, mungkin solusi praktis yang anda cari sebenarnya tidak sulit. Anda hanya cukup mencari Jasa Sumur Bor yang berkualitas saja, tidak perlu pindah, mencari tempat lain yang belum tentu lebih baik.

Continue Reading
Share

5 Situs Teknologi Terbaik di Indonesia

Tidak seperti satu atau dua dekade lalu, informasi tentang teknologi saat ini sudah sangat mudah untuk diakses. Juga tidak seperti dulu, sekarang orang dapat dengan mudah menyediakan informasi tentang teknologi. Namun demikian, tentu saja tidak semua informasi di internet adalah informasi yang dapat dipertanggungjawabkan, termasuk informasi tentang teknologi. Nah, lewat artikel ini, saya akan mengulas 5 situs teknologi terbaik di Indonesia, yang tidak hanya memuat informasi terbaru di dunia teknologi, tapi juga relevan dan kredibel.

Situs-situs yang mengulas perkembangan dunia teknologi ini tidak selalu memberikan bahasan teknologi secara akademik dengan topik dan bahasa yang sulit. Sebaliknya, situs-situs ini mencoba menyampaikan informasi tentang teknologi yang lebih dekat dengan kehidupan banyak orang, seperti tips dan trik, informasi trivial yang menarik, tutorial singkat, hingga berita tentang gadget terbaru. Justru hal-hal ini yang membuat situs-situs ini menjadi situs terbaik di Indonesia.

Continue Reading
Share

Orang Paling Ganteng di Garut

Tulisan ini sebenarnya hanya sebuah eksperimen, bagaimana agar saya, Kang Fajrin, bisa muncul di tingkat teratas pencarian untuk kata kunci orang paling ganteng di Garut. Apabila saya bisa membuat foto saya sendiri muncul paling atas untuk kata kunci ini, berarti saya pun bisa membuat kata kunci lain yang serupa bisa muncul paling atas; misal, jika Anda punya produk cimol dengan merk Lomic, saya bisa membuat produk Cimol Lomic milik Anda itu muncul paling atas untuk kata kunci Cimol Paling Enak di Garut.

Tentu saya sadar, Kang Fajrin itu bukan orang paling ganteng di Garut; tapi juga disanalah kuncinya. Produk Cimol Lomic anda juga mungkin bukan produk cimol paling enak di Garut, tapi bukan berarti produk Anda itu tidak bisa menduduki kasta tertinggi, setidaknya di halaman pertama, untuk pencarian dengan kata kunci cimol paling enak di Garut.

Continue Reading
Share

Download Gratis: Buku Saku Rumah yang Hijau, Agama yang Hijau, dan Kehidupan yang Hijau

Jadi alhamdulillah, setelah 30 tahun membujang, hari Sabtu kemarin (27/6/20) akhirnya saya melangsungkan pernikahan. Nah, untuk kenang-kenangan pernikahan, kita menulis sebuah buku saku kecil tentang rumah yang hijau; mengingat kita berdua, saya dan mempelai wanita, punya ketertarikan yang sama dalam menghijaukan lingkungan kita, dan sama-sama terinspirasi dari nilai-nilai islami. Plus kita juga memiliki cita-cita untuk punya rumah yang hijau; bukan rumah dengan cat poverty green ya, wkwkwk, tapi rumah yang hidup, asri, dan lestari. Buku saku ini berjudul: Rumah yang Hijau, Agama yang Hijau, dan Kehidupan yang Hijau.

Karena kemarin saya tidak undang-undang banyak orang, jadi kenang-kenangan pernikahannya saya bikin online dalam bentuk flipbook yang bisa dibaca secara online dan pdf yang dapat anda download.

Berikut tautan untuk flipbook dan pdf buku Rumah yang Hijau, Agama yang Hijau, dan Kehidupan yang Hijau

Flipbook: Rumah yang Hijau, Agama yang Hijau, dan Kehidupan yang Hijau

PDF Buku Saku Rumah Hijau

Silakan dibaca. Walau hanya buku saku yang kecil dan singkat, tapi semoga di dalamnya ada sedikit ilmu yang dapat dipetik manfaatnya. Aamiin. Mohon maaf bila ada kesalahan dari penulis, silakan dikoreksi langsung saja di kolom komentar di bawah ini.

Juga mohon doanya untuk pernikahan saya dengan wanita yang kini menjadi istri saya, Shelvy Lamawati. Semoga dapat menjadi pasangan dan keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah. Aamiin.

Terima kasih. 🙂

Share

Yesterday, I buried my grandpa

I mean, literally, yesterday, I helped burying my grandpa’s soulless body in to his last worldly house; pouring down the brown soil that endorsed our lives, and our ancestors, since only God knows when, in to the grave.

My grandpa passed away Friday night, and yesterday, we held his funeral.

He’s 81 years old, some of the family member said. So old and sick in the past few months. I visited him a couple of days before when the family said that his health had dropped down badly. I remembered the last time I held his hand, and he smiled at me. I wondered if he still recognizes me. My mom kept telling him that I am his grandson, and he just nodded and smiled.Continue Reading

Share

My Casual Night-War

I wrote this first sentence with a fast heartbeat as I just got in to a fight– a war, if I put it in to perspective– with two flying cockroaches in my room. I killed one of them, and one other is still hiding somewhere between the cupboard. I just can’t sleep knowing he’s still alive and creeping slowly, waiting for me to fall asleep when he can finally ambush me with his counter-attack grossness; avenging his dead friend’s– or maybe his lovers– wrecked body in a suicidal terrorist mission.

I wrecked the body using an electric racket, disabling his capability to fly, and then smashed it with a broom stick. I also used my chemical weapon, baygon, to force them out of their shady little hiding place, so I can face them directly on the open battlefield. It was an epic adrenaline rush. And on top of that, it is not over, yet.Continue Reading

Share

Hidup itu Seperti Hujan

Saya bisa bikin bualan sebuku penuh untuk mengelaborasi judul artikel ini: bahwa hidup itu seperti hujan. Jika anda mencari bualan manis romantis seperti itu, orang bilang, carilah di Tumblr. Sayangnya, tumblr udah diblokir di Indonesia (walau masih bisa diakses pake vpn), dan saya juga udah berhenti nulis di tumblr.

Yang ingin saya bahas adalah bahwa ternyata Allah SWT juga pernah memposting firman-Nya ke dalam Al-Qur’an, yang isinya kira-kira memang begitu juga, bahwa “Hidup itu seperti hujan.” Tepatnya di Surat Al-Kahfi ayat 45, sebagai berikut:

وَاضْرِبْ لَهُمْ مَثَلَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا كَمَاءٍ أَنْزَلْنَاهُ مِنَ السَّمَاءِ فَاخْتَلَطَ بِهِ
 نَبَاتُ الْأَرْضِ فَأَصْبَحَ هَشِيمًا تَذْرُوهُ الرِّيَاحُ ۗ وَكَانَ اللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ مُقْتَدِرًا

Dan berilah perumpamaan kepada mereka (manusia), kehidupan dunia bagai air hujan
 yang Kami turunkan dari langit, maka menjadi subur karenanya tumbuh-tumbuhan di muka bumi, 
kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. 
Dan adalah Allah, Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Continue Reading

Share
Share