Yesterday, I buried my grandpa

I mean, literally, yesterday, I helped burying my grandpa’s soulless body in to his last worldly house; pouring down the brown soil that endorsed our lives, and our ancestors, since only God knows when, in to the grave.

My grandpa passed away Friday night, and yesterday, we held his funeral.

He’s 81 years old, some of the family member said. So old and sick in the past few months. I visited him a couple of days before when the family said that his health had dropped down badly. I remembered the last time I held his hand, and he smiled at me. I wondered if he still recognizes me. My mom kept telling him that I am his grandson, and he just nodded and smiled.Continue Reading

Share

My Casual Night-War

I wrote this first sentence with a fast heartbeat as I just got in to a fight– a war, if I put it in to perspective– with two flying cockroaches in my room. I killed one of them, and one other is still hiding somewhere between the cupboard. I just can’t sleep knowing he’s still alive and creeping slowly, waiting for me to fall asleep when he can finally ambush me with his counter-attack grossness; avenging his dead friend’s– or maybe his lovers– wrecked body in a suicidal terrorist mission.

I wrecked the body using an electric racket, disabling his capability to fly, and then smashed it with a broom stick. I also used my chemical weapon, baygon, to force them out of their shady little hiding place, so I can face them directly on the open battlefield. It was an epic adrenaline rush. And on top of that, it is not over, yet.Continue Reading

Share

Hidup itu Seperti Hujan

Saya bisa bikin bualan sebuku penuh untuk mengelaborasi judul artikel ini: bahwa hidup itu seperti hujan. Jika anda mencari bualan manis romantis seperti itu, orang bilang, carilah di Tumblr. Sayangnya, tumblr udah diblokir di Indonesia (walau masih bisa diakses pake vpn), dan saya juga udah berhenti nulis di tumblr.

Yang ingin saya bahas adalah bahwa ternyata Allah SWT juga pernah memposting firman-Nya ke dalam Al-Qur’an, yang isinya kira-kira memang begitu juga, bahwa “Hidup itu seperti hujan.” Tepatnya di Surat Al-Kahfi ayat 45, sebagai berikut:

وَاضْرِبْ لَهُمْ مَثَلَ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا كَمَاءٍ أَنْزَلْنَاهُ مِنَ السَّمَاءِ فَاخْتَلَطَ بِهِ
 نَبَاتُ الْأَرْضِ فَأَصْبَحَ هَشِيمًا تَذْرُوهُ الرِّيَاحُ ۗ وَكَانَ اللَّهُ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ مُقْتَدِرًا

Dan berilah perumpamaan kepada mereka (manusia), kehidupan dunia bagai air hujan
 yang Kami turunkan dari langit, maka menjadi subur karenanya tumbuh-tumbuhan di muka bumi, 
kemudian tumbuh-tumbuhan itu menjadi kering yang diterbangkan oleh angin. 
Dan adalah Allah, Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Continue Reading

Share

Yusuf: Kisah Terbaik versi Al-Qur’an; dan Happy Ending

Jika sebelum ini anda bertanya kepada saya apa kisah terbaik dalam Al-Qur’an, mungkin saya akan bingung dan menjawab secara diplomatis: semua kisah dalam Al-Qur’an adalah kisah-kisah terbaik. Saya akan kesulitan memilih cerita mana yang lebih bagus, apakah Nabi Musa vs Fir’aun, ataukah Nabi Ibrahim dan Isma’il, ataukah kisah Maryam dan Nabi Isa, ataukah kisah Nabi Musa dan Khidr, ataukah kisah Ashabul Kahfi; banyak sekali kisah-kisah yang menarik dalam Al-Qur’an. Tapi saya baru tahu, ada satu kisah yang dideskripsikan Al-Qur’an sebagai ahsanal qasas: kisah terbaik. Dan tidak saya duga, kisah itu adalah kisah Yusuf dalam surat yang didedikasikan dengan nama beliau sendiri: Yusuf.Continue Reading

Share

Distant World: Final Fantasy of the odd Past, Present, and Future

Sedikit cerita, dulu di pertengahan tahun ’80-an, perusahaan video game ternama asal jepang, Square, tengah menghadapi kebangkrutan. Salah satu desainer game di sana, pak Hironobu Sakaguchi, berniat mau kembali dunia akademik saja kalau perusahaannya ini bangkrut. Tapi sebelum bangkrut, pak Sakaguchi ingin bikin sebuah game yang berarti secara personal buat dia; tanpa embel-embel ingin laku dipasaran. Game ini adalah usaha terakhir dia di Square; setelah game ini saya balik ke kampus, begitulah dulu niat beliau. Makanya game ini dia beri nama Final Fantasy.

Sejak saat itu, sudah dibikin lebih dari 15 game Final Fantasy di berbagai konsol (yang jadul sampai yang modern), juga sudah dibikin sedikitnya 6 film Final Fantasy. Sepertinya belum ada franchise game RPG yang bisa lebih sukses dari franchise Final Fantasy.

Saya juga main Final Fantasy, dulu, di masa-masa paling aneh dalam hidup saya.Continue Reading

Share

Tawakkal: Keseimbangan antara Ikhtiar dan Berserah Diri

Allah tidak akan membebani seseorang, melainkan sesuai dengan kemampuannya. Sudah sering sekali kita mendengar potongan kalam Allah SWT dari ayat terakhir Surat Al-Baqarah ini, tapi sepertinya kita memang harus lebih sering lagi diingatkan kembali ke ayat ini. Terlebih karena ayat ini juga bisa jadi, dan sepertinya sering, dibikin excuse bagi seseorang untuk berlepas dari tanggung jawab; dan lebih buruk, menjadi alasan untuk ber-tawakkal tanpa ikhtiar.Continue Reading

Share

Api Unggun

Tentang si penjaga api unggun,
yang setiap malam berkisah,
kumpulkan anak-anak ceria,
duduk rapi putari bahang api,
peluk hangat benih mimpi-mimpi.

Rindu berwindu si unggun kayu,
purnama tak lagi bawa telinga,
anak-anak disemai ternaknya,
berai kirana dibias api berhias,
peluk erat sisa denyut-denyut.Continue Reading

Share

Al-Mulk: Perfectly Balanced As All Things Should Be

Setelah nonton Infinity War, saya jadi sedikit paham kenapa orang suka dengan sosok Thanos. Kejahatan yang dia lakukan, tidak seperti banyak penjahat generik di film super hero, punya alasan yang (sekilas terlihat) solid; sampai-sampai orang berdiskusi tentang motif kejahatannya. Dia juga dibuat memiliki perasaan sebagai sebuah karakter yang super kuat dan jahat. Dan salah satu yang paling membuat dia relatable adalah dia yang terobsesi dengan keseimbangan, seperti kita semua juga sedikitnya terobsesi dengan keseimbangan, sampai tahap tertentu.Continue Reading

Share