Yusuf: Kisah Terbaik versi Al-Qur’an; dan Happy Ending

Jika sebelum ini anda bertanya kepada saya apa kisah terbaik dalam Al-Qur’an, mungkin saya akan bingung dan menjawab secara diplomatis: semua kisah dalam Al-Qur’an adalah kisah-kisah terbaik. Saya akan kesulitan memilih cerita mana yang lebih bagus, apakah Nabi Musa vs Fir’aun, ataukah Nabi Ibrahim dan Isma’il, ataukah kisah Maryam dan Nabi Isa, ataukah kisah Nabi Musa dan Khidr, ataukah kisah Ashabul Kahfi; banyak sekali kisah-kisah yang menarik dalam Al-Qur’an. Tapi saya baru tahu, ada satu kisah yang dideskripsikan Al-Qur’an sebagai ahsanal qasas: kisah terbaik. Dan tidak saya duga, kisah itu adalah kisah Yusuf dalam surat yang didedikasikan dengan nama beliau sendiri: Yusuf.Continue Reading

Share

Distant World: Final Fantasy of the odd Past, Present, and Future

Sedikit cerita, dulu di pertengahan tahun ’80-an, perusahaan video game ternama asal jepang, Square, tengah menghadapi kebangkrutan. Salah satu desainer game di sana, pak Hironobu Sakaguchi, berniat mau kembali dunia akademik saja kalau perusahaannya ini bangkrut. Tapi sebelum bangkrut, pak Sakaguchi ingin bikin sebuah game yang berarti secara personal buat dia; tanpa embel-embel ingin laku dipasaran. Game ini adalah usaha terakhir dia di Square; setelah game ini saya balik ke kampus, begitulah dulu niat beliau. Makanya game ini dia beri nama Final Fantasy.

Sejak saat itu, sudah dibikin lebih dari 15 game Final Fantasy di berbagai konsol (yang jadul sampai yang modern), juga sudah dibikin sedikitnya 6 film Final Fantasy. Sepertinya belum ada franchise game RPG yang bisa lebih sukses dari franchise Final Fantasy.

Saya juga main Final Fantasy, dulu, di masa-masa paling aneh dalam hidup saya.Continue Reading

Share