Api Unggun

Tentang si penjaga api unggun,
yang setiap malam berkisah,
kumpulkan anak-anak ceria,
duduk rapi putari bahang api,
peluk hangat benih mimpi-mimpi.

Rindu berwindu si unggun kayu,
purnama tak lagi bawa telinga,
anak-anak disemai ternaknya,
berai kirana dibias api berhias,
peluk erat sisa denyut-denyut.

Tentang ilapat si penjaga api,
yang suatu malam dapat nubuat,
kumpulkan kering kayu-kayu,
unggun api putari bahang diri,
peluk hampa akhir masa.

Baru dengar si unggun kayu,
kisah-kisah malam seribu dan satu,
kumpulkan nyala-nyala lainnya,
haru biru tangis tawa cerita,
hanguslah semua yang ada.

Hanya seekor celepuk penuh kantuk yang menyambut fajar,
mendesah lelah karena mesti pindah,
mencari benak lain untuk dipijak.

Fajrin Yusuf M.
Garut, 16 September 2018




****

SUKA DENGAN TULISAN SAYA?

Kalau suka, tolong di share dong tulisannya, biar makin banyak yang main ke sini.
Kalian juga bisa berlangganan tulisan saya lho. Klik Disini.
Kalau tidak suka juga tidak apa-apa; boleh lah kritiknya disampaikan di kolom komentar di bawah. 🙂

Share

Published bykangfajrin

Aseli Garut, Social Entrepreneur, Pejalan Kaki, Menulis di Waktu Senggang

No Comments

Post a Comment

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.