Pohon Amanah

Pohon Amanah
oleh: Fajrin Y. M.

Kita ini sekuat pohon.
Akar kita merajut tanah, menyerapnya hingga batu pun terpecah, hingga batang pun tak goyah. Wajah kita tengadah, lingkar kambium menegah runtuh teguh dan tabah. Rimbun ranting dedaunan melayah. Halau badai keluh kesah gundah gelisah.

Hanya kita yang punya falsafah, berdiri gagah menggapai langit cerah, sembari menjejak ranah-ranah rendah.Continue Reading

Share

Puspa

Puspa
Cerpen, oleh: Fajrin Yusuf M.

***

Bunga apa ini?”, tanyaku kepada suamiku.

Puspa”, jawabnya singkat setelah dia menoleh sekilas pada bunga-bunga putih yang berserakan di tanah; tanah yang sedang kuinjak; tanah yang sedang dirajut akar-akar raksasa sejak lama dengan penuh kesabaran; andai boleh aku pinta sedikit saja si kesabaran itu.Continue Reading

Share

Ar-Rahman: Membangun Hubungan Personal dengan Al-Qur’an

Di salah satu artikel yang lain, saya pernah bilang bahwa saya punya hubungan personal yang lebih dengan salah satu surat dalam Al-Qur’an, yaitu surat Al-Fajr, karena nama suratnya sama dengan nama yang diberikan ibu saya kepada saya. Kalian mungkin tidak punya keterhubungan yang sama karena nama kalian tidak sama dengan saya, hehe… Tapi ada satu surat yang cukup populer, unik dan ikonik, hingga jadi favorit bagi banyak muslim, tidak terkecuali saya: yaitu surat Ar-Rahman.Continue Reading

Share

Rumput Laut

Rumput Laut
cerpen, oleh: Fajrin Yusuf M
(untuk melihat terjemahan teks bahasa Sunda, gerakkan kursor ke teks)

Memang betul, orang datang dan pergi, seperti gulung menggulung ombak. Beberapa ombak datang cukup kuat dan meninggalkan bekas; terkadang berupa kehancuran, terkadang berupa ikan-ikan.Continue Reading

Share

Fitri

Subject: Fitri

From: Agus
To: Mei

Dear Mei,

Maafkan aku karena aku tidak sempat bercerita padamu tentang kakaku Fitri. Aku memang tidak punya alasan untuk menceritakannya padamu. Aku telah melupakan kakakku itu, dan aku juga membencinya. Tapi tidak peduli seberapa besar kebencianku terhadap Fitri, aku masih tetap menyayanginya. Bagaimana pun, dia adalah kakak kandungku. Aku tidak menyalahkan dia atas prilaku bejatnya. Nasib kita memang tidak terlalu baik. Kita tumbuh di lingkungan yang buruk, dan dia tidak seberuntung aku. Continue Reading

Share

Orion

Orion

The Voyager takes a break as the sun sets at the horizon. He’s spent all these three days bailing water out of his leaky boat. His arms aches, his stomach cries, and his head’s a bit dizzy. His body wet, either by sea water or his own sweat; or both; both smelt salty and taste almost the same.

He looks at the sea water that keeps rushing in through a hole in his small boat. It seems that all his effort was useless, he thinks. He throws the bucket, sighed deeply; and surrendered. He is now waiting as the water swallows his boat slowly but surely.Continue Reading

Share

The Alchemist vs The Al-Qur’an

Pertama-tama, saya tidak akan betul-betul membandingkan the Alchemist dan Al-Qur’an. Judulnya dibuat begitu biar lebih menarik saja. Saya hanya akan mencoba menampilkan buku The Alchemist dihadapan kepercayaan spiritual yang saya percayai, yang mana bersumber dari Al-Qur’an. Kedua-dua, saya bukan orang yang religius dan tidak ingin dianggap demikian. Saya bukan penceramah dan tidak ingin menceramahi. Saya hanya ingin berbagi perspektif.

Jadi dulu saya sempat baca Veronika Decides To Die, karya Paulo Coelho. Hasilnya cukup mengkhawatirkan karena saya membacanya di saat yang tidak tepat. Dulu keadaan saya sedang  buruk-buruknya, pikiran lagi kacau dan keimanan sedang rendah-rendahnya, sementara buku ini memangkas habis batas-batas kegilaan dan kewarasan. I almost slipped away, and I don’t want to. Mungkin karena itulah saya menunda untuk membaca karya Coelho lainnya; seperti The Alchemist.

Hari ini saya merasa cukup dewasa untuk membaca The Alchemist.Continue Reading

Share

Bandung, 17 Oktober 17

Hari ini saya jalan kaki dari Terminal Leuwi Panjang ke Gerbang Tol Mochammad Toha, Bandung. Bukan perjalanan yang menyenangkan. Sepanjang jalan melihat selokan-selokan dengan air menghitam dan bau, anak-anak punk dekil pada merokok di pinggir jalan, gelandangan yang lagi tidur, berlatar gedung dealer mobil Mazda dan Chevrolet.Continue Reading

Share

Cerita Nadya di Sungai Cianggang-Pati

Cerita Nadya di Sungai Cianggang-Pati

Kuliah di Teknik Lingkungan sudah jadi mimpi Nadya sejak SMA; sejak kakak kelasnya menjelaskan betapa keren jurusan itu dalam sesi-sesi kunjungan alumni. Tapi tidak pernah terpikirkan di benaknya jika mimpi itu akan sebegitu sulit dijalani.

Mungkin memang teknik itu tempatnya anak-anak cowok”, pikirnya sekilas, ketika dia berjalan menuruni tanah merah licin menuju aliran Sungai Cianggang-pati bersama tiga orang cowok dan satu orang cewek (Ani, si cewek tomboy). Dia pikir, urusan ngambil sampel ini mestinya jadi urusan cowok saja. Cewek tulen sepertinya cukup berada di laboratorium, menguji ini dan itu.Continue Reading

Share