Al-Fajr

Al-Fajr adalah salah satu surat Al-Qur’an yang paling sering saya baca kalau sedang shalat. Yah, saya memang menyukainya karena nama surat ini sama dengan nama saya, tapi bukan cuma karena itu. Komposisi surat ini juga sangat menarik. Di akhir surat, ketika Allah “memanggil” jiwa-jiwa yang tenang… saya selalu berharap bisa termasuk pada golongan tersebut.

No prize more rewarding for a restless soul like mine but to have a peaceful heart…

Continue Reading

Petuah Untuk Kalian yang Ingin Mulai Berwirausaha

Saya tidak akan bohong, mulai berwirausaha itu sulit. Apalagi jika kalian telah memiliki pekerjaan dan gaji tetap, dan nyaman dengan kondisi tersebut. Kalian ingin terlepas dari atasan dan bebas, sehingga pilihan untuk berwirausaha itu menggoda, tapi kalian juga takut akan kegagalan. Istilahnya, takut nanti kalian seolah tidak bersyukur; pekerjaan yang telah pasti ada ditinggalkan hanya untuk berbisnis yang belum pasti untungnya. Yah, hal-hal itu membuat pilihan untuk mulai berwirausaha itu jadi sulit.

Tapi ada yang lebih sulit dari mulai berwirausaha, yaitu menjalaninya dari waktu ke waktu. Trust me, this will never be easy. Tidak aneh kan jika hanya sedikit saja orang yang memilih berwirausaha.

Jika pilihan kalian sudah mantap untuk mulai berwirausaha, saya punya beberapa petuah yang mungkin bisa berguna untuk kalian. Saya tidak akan memberi petuah seperti “jangan pantang menyerah”, “harus tahan banting”, atau petuah serupa yang bisa kalian dapat dari psikolog. Petuah ini saya usahakan lebih praktikal.

Continue Reading

Male Anglerfish

I bet you’ve known this fish, or at least you’ve ever seen it someway; most probably, you found it in Finding Nemo; because you’re too lazy to search for fun facts about animals, and because most children watch Finding Nemo, and because this fish lives in deep and dark water, so if you’re not an ocean biologist or a part-time fisherman, there’s a very little chance that you’ve ever seen this fish as a living.

Anyway, this strong, fierce, and vicious beast is called Anglerfish. She’s quite attractive. She can lure any unlucky fishes with her bioluminescent light that glows in the dark like a heaven calls; and then crush them. Her jaws and her stomach can devour a prey twice her size.

She’s the true horror of the deep and dark ocean. And yeah, she’s a female.

Continue Reading

Tidak Adil

Setiap saya mendengar orang-orang berkata tentang “ketidak-adilan” atau tentang hidup yang tidak adil atau orang yang diperlakukan tidak adil, saya teringat dengan foto yang diambil oleh fotografer asal Afrika Selatan, Kevin Carter, tahun 1993. Foto seorang anak di Sudan yang menderita kelaparan, sedang berjuang merangkak ke arah Feeding Centre, sementara di belakangnya ada burung bangkai mengintai. Carter tidak bisa menolong anak itu karena dilarang, takutnya bisa menularkan penyakit. Jadi yang bisa dia lakukan cuma motret, lalu mengusir burungnya.

Continue Reading

Rasanya Hidup di Daerah Paling Rawan Bencana di Dunia

Indonesia adalah salah satu negara paling rawan bencana di Dunia. Kata pak Sutopo, dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Indonesia itu peringkat tertinggi dunia untuk ancaman bahaya tsunami, tanah longsor, dan letusan gunung berapi. Indonesia juga ada di peringkat tiga untuk ancaman gempa, dan peringkat keenam untuk bahaya banjir. Jadi tentulah Indonesia ada di salah satu peringkat tertinggi negara yang paling rawan terkena bencana. Menjadi orang Indonesia berarti harus siap berkelindan dengan peristiwa bencana.

Tapi Indonesia kan luas? ngga semua daerah di Indonesia rawan bencana dong!

Continue Reading

Privatisasi Taman Wisata Alam, Siapa Untung?

Privatisasi Taman Wisata Alam, Siapa Untung?
Studi Kasus Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Papandayan

Talagabodas pun akan jatuh ke tangan swasta. Lalu pribumi, sekali lagi, tersingkir…

Begitu kata seorang teman saya ketika terdengar kabar bahwa Talagabodas pun akan terkena privatisasi kawasan konservasi. Kecemasan teman saya bertambah ketika melihat selembar surat edaran tentang sosialisasi kegiatan pengusahaan wisata alam TWA Talagabodas pada pertengahan Maret kemarin. Mungkin memang wajar, teman saya, seorang pribumi asal Wanaraja, merasa resah atas kedatangan orang asing yang seolah akan menginvasi. Seresah Iwan Fals dalam lagunya “Ujung Aspal Pondok Gede”, hehehe…

Continue Reading

Refleksi

Refleksi,
Fajrin Yusuf M. 2017

Dulu, Mahatma Gandhi pernah didatangi oleh seorang Ibu beserta anaknya yang masih kecil. Sang Ibu hendak meminta Gandhi untuk menasehati anaknya yang terlalu sering makan permen. Diperlihatkan oleh sang Ibu rusaknya gigi anaknya akibat dari permen-permen tersebut. Gandhi pun sedikit merenung, melihat deretan gigi sang anak yang sudah rusak.

Continue Reading

How many things are we missing as we rush through life?

Hari itu, Jum’at, 12 Januari 2007, pagi pukul 07.51, di Metro Station, Washington D.C., tempat berlalu lalangnya para eksekutif menuju tempat kerjanya, seorang pria muda bermain biola di samping tempat sampah, dengan tas biola terbuka di depannya.

Dengan celana jins, kaos lengan panjang, dan topi baseball-nya dia mulai memainkan biolanya. Well, tidak ada yang aneh, kita di Indonesia menamai mereka pengamen.

45 menit kemudian, enam lagu telah dia selesaikan. Selama waktu itu, 7 orang berhenti dan mendengarkan selama beberapa saat kemudian melanjutkan perjalanannya menuju kantornya, 27 orang memberi uang, beberapa bahkan tidak berhenti untuk mendengarkan, dan total ada 1070 orang sibuk yang melewati sang pria.

Setelah selesai, tidak ada yang memperhatikan, tidak ada yang bertepuk tangan…

Tidak ada yang tahu bahwa si pemain biola adalah Joshua Bell, salah satu violinis paling hebat di dunia saat ini. Dia memainkan enam karya masterpiece paling brilian yang pernah dibuat manusia*, memakai biola Stradivarius seharga 3.5 juta US dollar yang dibuat langsung oleh tangannya Antonio Stradivari di tahun 1713.

Continue Reading